"The way to get started is to quit talking and begin doing" "I hope you enjoy reading in my blog"

Jumat, 10 Februari 2012

Strategi Pembangunan KTI


A.   Pengertian Strategi Pembangunan KTI
        
Strategi Pembangunan merupakan strategi pembangunan yang berkaitan dengan perencanaan yang dilakukan oleh suatu negara dalam melakukan pembangunan.
Jika komponen utama yang direncanakan untuk dibangun dalam sebuah perekonomian kita wujudkan sebagai sektor-sektor industri tersebut secara serentak (simultan) atau secara bertahap.
Strategi pembanguna KTI merupakan strategi pembangunan yang berkaitan dengan perencanaan yang dilakukan dikawasan timur indonesia dengan bertujuan untuk mengupayakan peningkatan investasi, akan tetapi juga mengupayakan optimalisasi  
Optimalisansi pencapaiansasaran percepatan pembangunan KTI,perlu dpertimbangkan terhadap keterbatasan dalam pembiayaan dan oleh karena itu formulasi strategi atau grend strategy menjadi sangat penting karena dapat digunakan sebagai bahan acuan bagi seluruh program-program yg akan diarahkan kawasan timur indonesia.
B.   Permasalahan yang memicu pengembangan di KTI
Pembangunan kawasan timur indonesia masih d warnai beberapa permasalahan umum seperti permasalah pertanian tradisional dan subsistemnyamasih adanya kasus busung lapar yang diderita warga,rendahnya kualitas kesehatan,kemiskinan dan keterisolasian, terbatasnya ketersediaan sarana dasar, terbatasnya pasokan air minunm, listrik, energi, masih terbatasnya sarana dan prasarana transportasi untuk memudahkan aksesibilitas, bencana alam, masih rendahnya kualitas hidup masyarakat, serta masih rawannya ancaman sparatisme. Adapun  masalah yang lain yaitu :
1.  Keterbatasan pemerintah daerah untuk ikut serta membiayai program-program pembangunan di KTI yaitu berkaitan dengan penggunaan Dana anggaran umum sebagian besar untuk kegiatan rutin dan beberapa daerah pendapatan asli daerah juga terbatas
2. Keterbatasan pemerintah daerah dalam membiayai kegiatan pembangunan berimplikasi terhadap kurangnya perhatian terhadap daerah-daerah yang tertinggal, sehingga daerah-daerah tersebut semakin tertinggal bila dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya.
3.  Daerah – daerah atau wilayah potensi cepat tumbuh seperti KAPET ( Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu) kurang memperoleh perhatian khusus dalam penyediaan sarana dan prasarana
4. Situasi yang kurang kondusif yaitu di satu sisi Pemerintah Daerah dengan kewenangan besar tidak didukung dengan kemampuan pembiayaan, sedangkan dipemerintah pusat yang lebih konsen dengan wilayah atau kawasan cepat tumbuh seperti KAPET terbatatas kewenangan dan pembiayaan.

C.   Kebijakan Pembangunan Ekonomi Nasional
Kebijakan pembangunan ekonomi nasional terkait rencana pembangunan wilayah dalam sistem perencanaan pembangunan, UU no.17 tahun 2004 tentang RPJPN 2005-2025 mengamanatkan bahwa pengembangan wilayah diselenggarakan dengan memperhatikan potensi dan peluang sumber daya darat dan laut di setiap wilayah, serta memerhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan dan daya lingkungan. Tujuan utama pengembangan wilayah adakah peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat serta pemerataannya. Pelaksanaan pengembangan wilaayah tersebut dilakukan secara terencana dan terintegrasi dengan semua secara pembangunan sektor dan bidang. Subtansi dalam RPJMN 2010-2014 selain perencanaan berbasis isu atatu sektolar juga akan disusun secara berdimensi ke wilayah atau kepulau-pulau besar.
1.    Kebijakan dan Strategi Pembangunan
a.      Memberikan perhatian secara khusus terhadap KTI melalui dana alokasi khusus diluar dana alokasi khusus reboisasi
b.     Meningkatkan kapasitas kelembagaan aparat daerah dikawasan timur indonesia
c.      Memberdayakan masyarakat sebagai antisipasi menghadapi kehadiran investor sekaligus mengantisipasi era globalosasi
d.      Memberikan perlakuan yang berbeda-beda terhadap setiap daerah atas dasar kondisi masing-masing daerah bervariasi
e.     Memberikan perhatian yang lebih terhadap wilayah-wilayah tertinggal seperti wilayah pesisir,pulau-pulau kecil, serta perbatasan.
f.       Melibatkan pemerintah daerah dan swasta  dalam upaya percepatan pembangunan KTI.
g.     Penggunaan pendekatan pengenbangan wilayah terpadu untuk percepatan pembangunan KTI.

2.    Strategi – strategi pokok pembangunan
a.   Strategi pembangunan inklusif yang mengutamakan keadilan, keseimbangan dan pemerataan.
b.     Strategi pembangunan berdimensi kewilayahan.
c.     Strategi pembangunan yang mendorong integrasi sosial dan ekonomi antar wilayah secara baik
d.    Strategi pembangunan ekonomi lokal
e.  Strategi pembangunan disertai pemerataan yang bertumpu pada keserasian pertumbuhan ekonomi dalam menciptakan kesempatan kerja dan mengurangi kemiskinan yang tetap berdasarkan kelestarian alam
f.       Strategi pembangunan kualitas manusia

D.   Sinkronisasi Pembangunan
Lokakarya sosialisasi singkronisasi perencanaan pembangunan kawasan timur indonesia dalam RPJMN 2010-2014 berdimensi kewilayahan diharapkan menghasilkan keluaran tersebut.
1. Adanya kesepahaman dan kesepakatan tentang rumusan strategi pembangunan kawasan timur indonesia.
2.   Adanya masukan dari sosialisasi rumusan strategi pembangunan kawasan timur indonesia
3. Rekomendasi terkait secara kebijakan pembangunan Kawasan Timur Indonesia sebagau masukan dalam penyusunan RPJMN 2010-2014 berdimensi kewilayahan
4.     Alternatif skenario Pembangunan Kawasan Timur Indonesia.
Pengembangan program-program
1.  Program pembangunan wilayah tertinggal melalui pengembangan prasarana pedesaan
2.    Program pengembangan wilayah terpadu
3.    Program fasilitasi pembangunan kawasan cepat tumbuh
4.    Program fasilitasi pembangunan kawasan perbatasan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar